Polisi Temukan 20 Hektar Ladang Ganja

Jajaran Polres Bireuen, Aceh, menemukan 20 hektar ladang ganja dengan ketinggian berbeda di perbukitan Pinto Rimba Desa Jaba, Kecamatan Peudada, Bireuen. Pada operasi ANTIK 2007 di lima lokasi itu, polisi mengamankan barang bukti dua ribu batang ganja dan sekitar delapan ribu batang lainnya dimusnahkan di lokasi, Selasa (27/3).

Operasi yang dilancarkan aparat Polres Bireuen kemarin melibatkan 150 personil, masing-masing dua personil setiap Polsek dan seluruh anggota Polsek Peudada, serta personil Polres Bireuen. Operasi itu juga dipimpin langsung Kapolres Bireuen AKBP S. Rubianto, Wakapolres Kompol Adnan SIK, dan Kabag Ops Iskandar ZA.

Kapolres Bireuen kepada sejumlah wartawan sepulang dari lokasi kemarin mengatakan, tim operasi ANTIK 2007 berangkat dari Polres Bireuen sekitar pukul 08.00 WIB. Sampai di Ikue Alue Peudada, tim menuju daerah perbukitan Desa Jaba. “Dari sana, seluruh personil berjalan kaki melalui jalan setapak dan baru sampai dilokasi pada pukul 13.00 WIB,” ujarnya.

Saat mendekati lokasi ladang ganja yang jaraknya sekitar tujuh kilometer dari jalan negara, personil polisi sempat dikagetkan dengan sebuah letusan yang diduga sebagai isyarat para kelompok penanam ganja. “Tapi kami tidak bisa pastikan letusan itu sebagai letusan senjata atau bukan. Bisa saja itu suara mercon untuk isyarat,” lanjut Kapolres.

Saat merapat ke lokasi, kata Kapolres, pihaknya sempat melihat tiga orang yang diduga pemilik ladang ganja melarikan diri ke arah hutan. Namun polisi tidak melakukan pengejaran. “Selain itu, kami juga memergoki seorang warga yang sedang menyiram palawija. Karena dia berada di luar ladang ganja, kami tidak menahannya,” lanjut Rubianto.

Menurut Rubianto, di lokasi pertama ditemukan enam hektar ladang ganja setinggi 30 cm. Sedang di lokasi lain sudah mencapai ketinggian satu meter. “Total areal ladang ganja diperkirakan mencapai 20 hektar yang tersebar di lima lokasi terpisah dalam kawasan yang sama,” jelasnya.

Pada operasi itu polisi memusnahkan delapan ribu batang ganja dan dua ribu batang dibawa ke Mapolres sebagai barang bukti. Sedangkan dua gubuk yang diyakini milik pelaku penanam ganja dirusak. “Ada satu bangunan yang letaknya sangat tinggi, saya kira itu sebagai pos pemantauan, itu juga kita rusak,” urai Kapolres lagi.

Selain itu, aparat Polres Bireuen turut mengamankan pupuk urea, cangkul, alat penyiram, selang air sepanjang 50 meter dan satu golok yang diyakini milik pelaku penanam ganja. “Di sekitar lokasi ladang ganja juga terdapat kebun cabe, terung, dan palawija lainnya,” imbuh Rubianto.(mur)

Iklan

10 thoughts on “Polisi Temukan 20 Hektar Ladang Ganja

  1. gunawan.st

    banyak ganja yang di dapat malah polisi 150 kilo tapi kalo di timbang lagi tinggal sikit lagi lain kemana……………………………………………………………….

    Balas
  2. jbir

    alah…

    sok suci para polisi…

    pasti nanti jga di pake bwat ngebagz ma polis’a..

    hahah…

    polisi malu” kalo mau ganja..

    kalo mau yh tinggal beli..

    ribet ah…

    kapan yh ganja di legalin????

    gak sabar nunggu hari itu

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s