Payudara Abigail Clancy dan Mandi Shower

Payudara Abigail Clancy pernah jadi topik hangat di situs koran The Sun di Inggris belum lama ini. Diajukan pertanyaan kepada responden apakah milik Abbey (panggilan Abigail) asli atau sudah dioperasi. Ternyata hasilnya 80 persen memilih, itu hasil operasi. Abbey tentu saja bangga dengan angket itu, ia membantahnya, payudaranya asli!

Abbey, pacarnya pemain Livepool yang setinggi tiang listrik Peter Crouch. “Kamu sudah mendekap dan mengangkat Abbey tapi lebih asyik mengusung dan membelai tropi Liga Champions,” kata temannya bercanda pada Crouch yang tingginya mencapai dua meter lebih dalam latihan ringan menjelang berangkat ke Athena.

Canda penting untuk menghilangkan ketegangan di kota Athena menjelang pertarungan final Liga Champions, Kamis (24/5) dinihari WIB antara Liverpool dengan AC Milan di Stadion Olimpic, Athena, Yunani.

Bila orang Inggris pernah sibuk dengan payudara Abbey yang pernah terpilih sebagai pacar pemain sepakbola seksi versi majalah pria, FHM. Tapi pemain Milan, Cafu melukiskan kekalahan klubnya dari Liverpool, 25 Mei 2005 di Stadion Kamal Ataturk Olimpic, Istambul, Turki, tak ubahnya “seperti mandi shower dengan air dingin”. Peristiwa itu masih menyimpan banyak kepedihan baginya dan tim Milan.

Keberhasilan ke final menjadi motivasi kuat bagi Milan untuk mengalahkan Liverpool. ”Kita sudah lewati masa sulit hanya tinggal selangkah. Final untuk mengulang sejarah, kami tak ingin tersiram air dingin lagi,” ujar Cafu.

Athena, kota lama sudah menyiapkan altar merah untuk pesta penobatan “yang dipertuan agung” raja bola Eropah. Athena adalah nama dewi perang dan kebijakan dalam mitologi Yunani. Sang dewi kerap digambarkan menggunakan helm serta memakai pelindung dada terbuat dari kulit kambing hadiah ayahnya Dewa Zeus. Athena ke mana-mana ditemani Nike si dewi kemenangan.

Di mana ada Athena, ada Nike. Dalam peperangan harus ada kalah menang. Sama seperti Athena dan Nike. Siapa nantinya akan diberkahi dan ditaburi bunga oleh Nike si Dewi Kemenangan. Anak-anak Milan berdoa jangan sampai terkapar lagi. Sementara para Liverpudlian juga berharap ada berkah dari dewi kemenangan.

AC Milan sudah 6 kali juara Liga Champions, sedangkan Liverpool baru lima kali. Sebuah perburuan tambahan gelar yang menegangkan.

Sejarah memang kerap terulang, dua tahun lalu keduanya di Istanbul, Turki, juga bertarung di final. Milan sempat unggul 3-0 di babak pertama, akhirnya disamakan Liverpool dan berakhir adu tendangan penalti untuk kemenangan Liverpool. Saat bertarung di Istambul, Liverpool dinobatkan jadi maharaja bola Eropah.

Athena pernah jatuh ke tangan kekaisaran Ottaman, Turki pada tahun 1458. Anak-anak Liverpool pernah dikukuhkan sebagai raja di Istanbul, apakah tim yang pernah dikukuhkan raja bola Eropah di Turki akan sukses seperti Kesultanan Ottman menghancurkan Athena. Para tifosi (pendukung) Milan juga cemas dengan sejarah yang kerap terulang tentang kekhawatiran pemegang tahta Istambul jadi sang penakluk di Athena.

Milan telah melewati serangkaian masa sulit. Pada Juli lalu, pengadilan olahraga Italia memvonis klub itu karena bersalah terlibat dalam pengaturan skor pertandingan di Liga Serie A yang terkenal dengan kasus Calciopoli. UEFA nyaris melarang Milan ikut Liga Champions tahun ini.

Apa pun bisa terjadi di Athena nanti, Milan tampil sebagai sosok tim yang mampu bangkit melupakan kenangan pahit. Mulanya di awal kompetisi, publik Italia mempertanyakan kemampuan Milan, kini tinggal para pemain memberikan bukti merebut trofi Liga Champions.

Salah satu pemain paling merasakan tekanan publik striker Kaka. “Kami merasa telah mendapat tekanan pada tahun ini. Sekarang kami justru mulai memperoleh pujian dari publik,” katanya.

Seedorf bersama rekannya satu tim merasa yakin dapat membuang kenangan pahit 2005. “Inilah tahun relatif mudah bagi kami, meski kami perlu lebih berusaha keras. Tugas kami sekarang, bertanding dan menang dalam babak final di Athena. Kami masih menjadi tim yang lapar akan kemenangan,” kata pemain asal Belanda, gelandang serang Milan.

Akan halnya pelatih asal Spanyol yang menangani Liverpool, Rafael Benitez, mencoba memberikan perhatian dengan menggenjot daya tahan dan dobrak di hari-hari terakhir ke medan laga.

Rafa menitikberatkan perhatian untuk membendung pemain Milan agar peristiwa masa lalu tidak berulang ketika mereka tertinggal 3-0 di babak pertama. Rafa menyiapkan kiper Jose Reina untuk bertanding selama 90 atau bahkan 120 menit.

Bukan hanya itu Rafa juga memberikan tendangan bebas. Daniel Agger bersama Sami Hyypia dipertajam daya gempurnya. Sementara John Arne Riise beroperasi dari sayap kiri sebagai gelandang.

Ia menyebut, pertandingan bakal berjalan seru lantaran barisan pertahanan Milan dibuat repot dengan duet Javier Mascherano dan Xabi Alonso. Penampilan Mascherano yang baru setahun berada di Liverpool kini menunjukkan grafik meningkat. Ia dibeli dari klub West Ham United.

Liverpool kini tampak lebih efektif dalam penguasaan bola-bola lambung. Taktik ini disiapkan Rafa untuk membendung kecepatan pemain Brazil Kaka yang telah merobek barisan pertahanan Manchester United dalam babak semi-final.

Di barisan depan, striker Peter Crouch yang telah tujuh kali turun dalam musim kompetisi di liga Eropa diharapkan dapat memberi inspirasi bagi rekan sesama tim. Pemain asal Belanda Dirk Kuyt mendukung sepenuhnya.

Bukan hanya itu, pemain Liverpool tidak akan berjalan sendiri. Orang kaya asal Amerika Serikat George Gillett dan Tom Hicks memberikan dukungan sepenuhnya kepada para pemain. Keduanya sudah membeli saham Liverpool awal Januari 2007.

Rumah taruhan seperti Betfret dan William Hill di Inggris lebih menjagokan Milan dari Liverpool. Unggulan boleh saja, ingat Liverpool punya puluhan ribu supporter fanatic yang sudah mengepung Athena.(ppi)

Iklan

One thought on “Payudara Abigail Clancy dan Mandi Shower

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s